Selain bertujuan untuk mengentaskan kemiskinan, ada satu kartu lagi yang diluncurkan pemerintah lewat Kementeria Sosial (Kemensos) bagi para pengguna narkoba. Kartu itu adalah Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL).
Bagi Para Pengguna Narkoba, Punya Kartu Ini Tidak Akan Di Tangkap - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan, kartu itu memang sengaja dikeluarkan untuk para pengguna narkoba agar menjalani rehabiliti medis ataupun sosial. Bagi pengguna narkorba atau pecandu narkoba yang telah mempunyai kartu ini dan tengah dalam masa rehabilitasi, tidak dapat ditangkap polisi.
"Kalau pengguna narkoba pegang kartu ini tidak bisa ditangkap. Kalau sebagai penyalahguna tidak bisa ditangkap, karena sedang ikut rehab sosial. Lain hal jika dia pengedar narkoba," kata Khofifah dalam sambutannya di Panti Sosial Bina Grahita Harapan Ibu, Jalan Wisma Bunda, Kalumbuk, Padang, Sumatera Barat, Minggu (19/4/2015) Khofifah.
"Kalau pengguna narkoba pegang kartu ini tidak bisa ditangkap. Kalau sebagai penyalahguna tidak bisa ditangkap, karena sedang ikut rehab sosial. Lain hal jika dia pengedar narkoba," kata Khofifah dalam sambutannya di Panti Sosial Bina Grahita Harapan Ibu, Jalan Wisma Bunda, Kalumbuk, Padang, Sumatera Barat, Minggu (19/4/2015) Khofifah.
AGEN POKER
Hingga kini, jelas Khofifah, pihaknya sudah memberikan akreditasi bagi 119 ribu panti dan lembaga sosial untuk mengeluarkan kartu IPWL tersebut. Nantinya, 10.800 di antaranya sudah dapat digunakan untuk merehabilitasi orang dari ketergantungan narkoba.
"119 Ribu yang sudah terakreditasi. Kita Insya Allah pada posisi bisa merehab korban penyalahgunaan narkoba 10.800an dari 100.000 yang di-launching oleh Presiden. Sisanya kemungkinan BNN dan lembaga lain," jelas Khofifah.
Lalu, lanjut Khofifah, akreditasi seluruh panti rehabilitasi sosial itu berada dalam komando Kementerian Soial. Semua panti yang sudah terakreditasi itu boleh mengeluarkan kartu IPWL. (Ali)
"119 Ribu yang sudah terakreditasi. Kita Insya Allah pada posisi bisa merehab korban penyalahgunaan narkoba 10.800an dari 100.000 yang di-launching oleh Presiden. Sisanya kemungkinan BNN dan lembaga lain," jelas Khofifah.
Lalu, lanjut Khofifah, akreditasi seluruh panti rehabilitasi sosial itu berada dalam komando Kementerian Soial. Semua panti yang sudah terakreditasi itu boleh mengeluarkan kartu IPWL. (Ali)
POSTED BY : AGEN POKER TERPERCAYA

Tidak ada komentar:
Posting Komentar